Saturday, 21 January 2017

Biogafi Sahabat Nabi "Abdurrahman Bin Auf", Sahabat yang dijamin masuk surga

“Dipercaya di bumi dan dipercaya di langit”. Inilah salah satu julukan yang diberikan kepada sahabat nabi ini, Pada biografi dan kisah Abdurrahman bin Auf mungkin kebanyakan kita hanya mengenal beliau sebagai sahabat yang pandai berdagang dan mempunyai banyak harta berkat kejujurannya dalam berusaha. Akan tetapi, ada banyak sekali cerita indah dan mengagumkan dalam kehidupan beliau yang patut kita gali dan ketahui untuk dijadikan sebagai teladan untuk kehidupan kita sehari-hari.
Selain kisah soal kekayaan dan kedermawanan Abdurrahman bin Auf, ada satu hadis pula yang sangat familiar dan sering kita dengarkan bahwa menurut penuturan anaknya sendiri, Ibrahin, bahwa Nabi pernah berkata kepadanya bahwa ia akan masuk surga dengan merangkak, sehingga jika ingin melepasakan dirinya dari keadaan tersebut maka ia harus menafkahkan semua harta yang ia dapatkan di waktu sore. Secara umum mungkin kita mengetahui seperti ini, tapi bagaimana kisah lengkapnya, tentunya harus dibaca lebih lengkap lagi di bawah.
Kisah Abdurrahman bin Auf saat Kelahirannya
Tepatnya 10 tahun dari tahun gajah, lahirlah seorang putra yang mulia pada kabilah bernama Zuhrah bin Kilab. Dengan kelahiran bayi tersebut seluruh dari kabilah merasa senang dan bahagia.
Nama lengkap dari anak tersebut adalah Abdurrahman bin Auf bin Abdul Harits bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luayyi Al-Quraisy Az-Zuhri. Jadi ayahnya bernama Auf, sedang kakeknya bernama Abdul Harits.

Beragam Cabai, anda suka yang mana?

macam macam cabai
No.Nama CabaiKarakteristikPenggunaan
1Cabai gendotCabai gendot dikenal sebagai cabai paling pedas, aromanya merupakan perpaduan antara buah dan bunga, warnanya bermacam-macam, ada warna hijau, orange terang, kuning dan orange.Di sunda, cabe gendot sering dimasak dalam berbagai macam tumis-tumisan, juga hidangan pedas lainnya.
2Cabe Rawit/Cayenne (Capsicum frutescens L.)Bentuknya kecil, namun memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan denegan cabai merah besar atau cabe merah keriting. Di Kerala, India, terdapat masakan tradisional yang menggunakan cabai rawit dan dinamakan kanthari mulagu. Dalam bahasa Inggris dikenalBiasanya digunakan sebagai bahan dasar sambal, rujak atau makanan pedas lainnya. Cabai rawit juga dibuat menjadi chilli oil. Bisa juga digunakan sebagai pelengkap makanan gorengan.
Bird PepperPanjang cabai ini tidak lebih dari 2 cm, berwarna tembaga dengan rasa pedas yang mencolok. Dapa dibeli dalam bentuk segar ataupun kering.Digunakan sebagai bahan campuran berbagai masakan pedas.
Cabai ceplikSering disebut sebagai cabe hijau. Buahnya berbentuk bulat panjang dan langsing, lebih besar dari cabai kecil. Rasanya kurang pedas dibandingkan dengan cabai kecil dan cabai putih.Digunakan sebagai pemberi citarasa pedas pada berbagai masakan.
Cabai domba / Cengek dombarasanya pedas sekali, apalagi yang warna orange, dan ukurannya lebih besar daripada cabe rawit lainnya.Cengek domba ummnya dijadikan sambal, bumbu masak, digigit mentah sambil makan gorengan, pengobatan alami ala Cina dan lain-lain.
Cabai KathurBuahnya tumbuh menjulang menghadap langit (ngathur, Jawa red). Warnanya hijau sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Karena jumlah bijinya sangat banyak, cabai ini terasa keras. Kadar airnya rendah sehingga dapat lebih awet, dan dapat disiDigunakan untuk berbagai macam masakan pedas.
Cabai jempritLebih pedas dari cabai rawit lainnya. Bentuknyakecil pendek, ujungnya runcing.Biasa digunakan menemani penganan gorengan di sunda disebut juga cengek.
Cabai putihSebenarnya warnanya kuning pucat. Rasanya lumayan pedas. Untuk yang ukuran besar dikenal sebagai cabai menadoBanyak digunakan dalam berbagai macam masakan Menado, seperti tinorangsak.
3Cabai merahBentukmnya ada yang runcing mengerucut, ada pula yang membulat. Kulitnya tebal, rasanya kurang pedasSering digunakan sebagai bahan baku aneka sambal, saus, dan sebagai campuran masakan yang tidak terlalu pedas lainnya.
4Cabai hijauSebenarnya Cabai hijau itu adalah cabe merah besar, tapi sudah dipanen saat masih muda ketika warnanya masih hijau.Rasanya tidak sepedas cabe merah besar atau cabai rawit.Cabai hijau sering digunakan sebagai campuran masakan, seperti tumis udang cabai hijau, oseng tempe cabai hijau dan sambal cabai hijau.
5Paprika/Bell Pepper/Sweet Pepper (Capiscum annuum)Bentuknya seperti lonceng, besar, tekstur renyah dan keras, bagian dalamnya berongga. Dijual dalam keadaan segar dan bubuk. Sedangkan yang bubuk dapat memberikan efek pedas sedang pada masakan. Paprika memiliki beragam warna cantik, yaitu paprika merah, hPaprika segar biasanya dicampur untuk bahan masakan, salad, campuran pizza, juga untuk mempercantik warna masakan. Rasanya cenderung manis, tapi jika di masak manisnya akan berkurang. Orang barat sering menggunakannya untuk membuat salad, goulash, atau b
6Cabai keriting /Curly ChiliBentukanya keriting, kurus dan panjang. Terdapat cabe keriting merah dan cabe keriting hijau. Ukurannya lebih kecil daripada cabe merah besar.Sering digunakan dalam masakan Padang/minang, khususnya rendang atau kalio. Masakan yang menggunakan cabai keriting akan terasa lebih pedas daripada jika menggunakan cabai merah. Digunakan juga dalam masakan kari, cabai bubuk, bumbu balado, rica-rica, sa
7Cabai Jepang/ Shisittobentuk cabai ini beraneka ragam, adayang bentuknya meliuk-liuk. Dari bentuknya cabai ini mudah untuk di kenali. Warnanya hijau tua dan rasa cabai ini tidak terlalu pedas. Banyak ditemukan di swalayan Korea atau JepangKarena rasanya tidak terlalu pedas cabai ini menjadi  favorit dalam masakan jepang dan korea.
8JalapenoCabai ini berasal dari Mexico, warnanya hijau tua dan merah, bentuk lebih mirip peluru. Selain dalam bentuk utuh/ segar biasanya jalapeno juga ada dalam variasi keringnya, yang disebut dengan chipotles. Chipotles adalah jalapeno yang di asapkan lalu di keDapat digunakan untuk acar, mustar, dimasak menggunakan Minyak saus, Jalapeno yang diasapkan, Armadillo Eggs adalah (Daging Bacon Gulung, yang diisi dengan Cabai Jalapeno berisi keju leleh.)
9Cabai jawaDisebut juga cabai jamu, lada panjang, atau cabai saja (Piper retrofractum Vahl. syn. P. longum), merupakan kerabat lada dan termasuk dalam suku sirih-sirihan atau Piperaceae. Dikenal pula sebagai cabai solak (Madura) dan cabia (Sulawesi).Digunakan sebagai bahan jamu tradisional.
10CHERRY PEPPER / Cayenne chiliPanjangnya 2-3 cm. Warnanya Merah terang, bentuknya tidak beraturan. Sekilas tampak seperti buah cherry. Rasanya cukup pedas. Dinegaranya India, cabai jenis ini dijual sepanjang tahun.Sebagai bahan campuran acar
11Yellow banana pepperBentuknya panjang seperti pisang. Terdapat dua warna di pasaran, yaitu merah dan kuning.Sering digunakan untuk membuat acar, kaserol, atau pasta. Cabai ini bisa juga diisi dengan nasi atau daging.

Wednesday, 18 January 2017

Biografi Ibnu Sina Ilmuwan Islam

Mungkin zaman sekarang ada yang tidak mengenal dengan Ibnu Sina seorang Ilmuwan Islam di zamannya, kalau mengetahui biografi sang Ilmuwan Islam mungkin akan terkagum tapi harapan saya dapat meneladani apa yang sudah diperbuat Ibnu Sina selama masa hidupnya, semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat.
Ibnu Sina adalah seorang ilmuwan Muslim yang terkenal di dunia. Ia seorang ilmuwan dengan pemikiran-pemikiran yang cerdas mendasari ilmu kedokteran modern. Ia banyak disebut sebagai "Bapak Kedokteran Modern." George Sarton menyebutnya sebagai "Ilmuwan Paling Terkenal dari Islam dan Salah Satu yang Paling Terkenal Pada Semua Bidang Tempat, dan Waktu". Ia lahir pada zaman keemasan peradaban Islam, sehingga ia disebut sebagai tokoh Islam dunia.

Ibnu Sina juga seorang penulis yang produktif, sebagian besar karyanya membahas tentang filsafat dan pengobatan. Ia adalah satu-satunya filsafat besar  dalam Islam yang berhasil membangun sistem filsafat yang lengkap dan terperinci, suatu sistem yang telah mendominasi tradisi filsafat muslim hingga beberapa abad. Karyanya yang paling terkenal adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine, dikenal juga sebagai Qanun yang digunakan sebagai Referensi di bidang kedokteran selama berabad-abad. 

Biografi Ibnu Sina
Image courtesy of www.aslibumimayu.wordpress.com

Biografi Ibnu Sina

Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada 980 M di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan (kemudian Persia). Ia berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Orang tuanya adalah seorang pegawai tinggi pada pemerintahan Dinasti Saman. Ia dibesarkan di Bukharaja serta belajar falsafah dan ilmu-ilmu agama Islam.

Saat berusia 10 tahun dia banyak mempelajari ilmu agama Islam dan berhasil menghafal Al-Qur'an. Ia dibimbing oleh Abu Abdellah Natili, dalam mempelajari ilmu logika untuk mempelajari buku Isagoge dan ProphyryEucliddan Al-Magest Ptolemus. Setelah itu dia juga mendalami ilmu agama dan Metaphysics Plato dan Arsitoteles.

Suatu ketika dia mengalami masalah saat belajar ilmu Metaphysics dari Arisstoteles. Empat Puluh kali dia membacanya sampai hafal setiap kata yang tertulis dalam buku tersebut, namun dia tidak dapat mengerti artinya. Sampai suatu hari setelah dia membaca Agradhu kitab ma waraet thabie’ah li li Aristho-nya Al-Farabi (870 - 950 M), semua persoalan mendapat jawaban dan penjelasan yang terang benderang, bagaikan dia mendapat kunci bagi segala ilmu Metaphysics.

Setelah berhasil mendalami ilmu-ilmu alam dan ketuhanan, Ibnu Sina merasa tertarik untuk mempelajari ilmu kedokteran. Ia mempelajari ilmu kedokteran pada Isa bin Yahya. Meskipun secara teori dia belum matang, tetapi ia banyak melakukan keberhasilan dalam mengobati orang-orang sakit. Setiap kali menghadapi kesulitan, maka ia memohon kepada Allah agar diberikan petunjuk, maka didalam tidurnya Allah memberikan pemecahan terhadap kesulitan-kesulitan yang sedang dihadapinya.

Suatu ketika saat Amir Nuh Bin Nasr sedang menderita sakit keras. Mendengar tentang kehebatan yang dimiliki oleh Ibnu Sina, akhirnya dia diminta datang ke Istana untuk mengobati Amir Nuh Bin Nasr sehingga kesehatannya pulih kembali. Sejak itu, Ibnu Sina menjadi akrab dengan Amir Nuh Bin Nasr yang mempunyai sebuah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku yang sangan lengkap di daerah itu. Sehingga membuat Ibnu Sina mendapat akses untuk mengunjungi perpustakaan istana yang terlengkap yaitu Kutub Khana. 

Berkat perpustakaan tersebut, Ibnu Sina mendapatkan banyak ilmu pengetahuan untuk bahan-bahan penemuannya. Pada suatu hari perpustakaan tersebut terbakar dan orang-orang setempat menuduh Ibnu Sina bahwa dirinya sengaja membakar perpustakaan tersebut, dengan alasan agar orang lain tidak bisa lagi mengambil manfaat dari perpustakaan itu.

Ibnu Sina lahir di zaman keemasan Peradaban Islam. Pada zaman tersebut ilmuwan-ilmuwan muslim banyak menerjemahkan teks ilmu pengetahuan dari Yunani, Persia dan India. Teks Yunani dari zaman Plato, sesudahnya hingga zaman Aristoteles secara intensif banyak diterjemahkan dan dikembangkan lebih maju oleh para ilmuwan Islam. 

Pengembangan ini terutama dilakukan oleh perguruan yang didirikan oleh Al-Kindi. Pengembangan ilmu pengetahuan di masa ini meliputi matematika, astronomi, Aljabar, Trigonometri, dan ilmu pengobatan. Pada zaman Dinasti Samayid dibagian timur Persian wilayah Khurasan dan Dinasti Buyid dibagian barat Iran dan Persian memberi suasana yang mendukung bagi perkembangan keilmuan dan budaya. Di zaman Dinasti Samaniyah, Bukhara dan Baghdad menjadi pusat budaya dan ilmu pengetahun dunia Islam.

Saat berusia 22 tahun, ayah Ibnu Sina meninggal dunia. Pemerintahan Samanid menuju keruntuhan. Masalah yang terjadi dalam pemerintahan tersebut akhirnya membuatnya harus meninggalkan Bukhara. Pertama ia pindah ke Gurganj, ia tinggal selama 10 tahun di Gurganj. Kemudia ia pindah dari Gurganj ke Nasa, kemudian pindah lagi ke Baward, dan terus berpindah-pindah tempat untuk mempelajari ilmu baru dan mengamalkannya.

Shams al-Ma’äli Qäbtis, seorang penyair dan sarjana, yang mana Ibnu Sina mengharapkan menemukan tempat berlindung, dimana sekitar tahun (1052) meninggal dibunuh oleh pasukannya yang memberontak. Ia sendiri pada saat itu terkena penyakit yang sangat parah. Akhirnya, di Gorgan, dekat Laut Kaspi, ia bertamu dengan seorang teman, yang membeli sebuah ruman didekat rumahnya sendiri di mana Ibnu Sina belajar logika dan astronomi. Beberapa dari buku panduan Ibnu Sina ditulis untuk orang ini, dan permulaan dari buku Canon of Medicine juga dikerjakan sewaktu dia tinggal di Hyrcania.

Kemampuan Dalam Bidang Kedokteran dan Filsafat

Dalam bidang kedokteran dia mempersembahkan Al-Qanun fit Thibb, dimana ilmu kedokteran modern mendapat pelajaran, sebab kitab ini selain lengkap, disusunnya secara sistematis. Kitab Al-Qanun tulisan Ibnu Sina selama beberapa abad menjadi kitab rujukan utama dan paling otentik. Kitab ini mengupas kaedah-kaedah umum ilmu kedokteran, obat-obatan dan berbagai macam penyakit. Seiring dengan kebangkitan gerakan penerjemahan pada abad ke-12 masehi, kitab Al-Qanun diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Kini buku tersebut juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Prancis dan Jerman. Al-Qanun adalah kitab kumpulan metode pengobatan purba dan metode pengobatan Islam.

Ibnu Sina berhasil menyusun sistem filsafat islam yang terkoordinasi dengan rapi. Pekerjaan besar yang dilakukan Ibnu Sina adalah menjawab berbagai persoalan filsafat yang masih belum terjawab sebelumnya. Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah Eropa. 

Albertos Magnus, ilmuan asal Jerman dari aliran Dominique yang hidup antara tahun 1200-1280 Masehi adalah orang Eropa pertama yang menulis penjelasan lengkap tentang filsafat Aristoteles. Ia dikenal sebagai perintis utama pemikiran Aristoteles Kristen. Dia lah yang mengawinkan dunia Kristen dengan pemikiran Aristoteles. Dia mengenal pandangan dan pemikiran filsafat besar Yunani itu dari buku-buku Ibnu Sina. Filsafat metafisika Ibnu Sina adalah ringkasan dari tema-tema filosofis yang kebenarannya diakui dua abad setelahnya oleh para pemikir Barat.

Karya-karya dari Ibnu Sina

Karya yang ditulis oleh Ibnu Sina diperkiranan antara 100 sampai 250 buah judul. Karya-karya Ibnu Sina yang terkenal dalam Filsafat adalah As-ShifaAn-Najat, dan Al-Isyarat. Karyanya yang terkenal dalam bidang kedokteran adalah Al-Qanun. Kualitas karyanya yang bergitu luar biasa dan keterlibatannya dalam praktik kedokteran, mengajar, dan politik, menunjukkan tingkat kemampuan yang luar biasa. Selain itu, ia banyak menulis karangan-karangan pendek yang dinamakan Maqallah. Beberapa Karyanya diantara lain :

  1. Al-Qanun fi Thib (aturan pengobatan)
  2. Asy Syifa (terdiri dari 18 jilid berisi tentang berbagai macam ilmu pengetahuan)
  3. Al-Inshaf (buku tentang keadilan sejati)
  4. An-Najah (buku tentang kebahagiaan Jiwa)
  5. Al-Musiqa (Buku tentang musik)
  6. dan sebagainya.

Selain karya filsafatnya tersebut, Ibnu Sina meninggalkan sejumlah esai dan syair. Beberapa esainya yang terkenal adalah :
  1. Hayy ibn Yaqzhan
  2. Risalah Ath-Thair
  3. Risalah fi Sirr Al-Qadar
  4. Risalah fi Al- 'Isyq
  5. Tahshil As-Sa'adah

Beberapa karya puisinya yaitu :
  1. Al-Urjuzah fi Ath-Thibb
  2. Al-Qasidah Al-Muzdawiyyah
  3. Al-Qasidah Al- 'Ainiyyah

Dalam sejarah pemikiran filsafat abad pertengahan, sosok Ibnu Sina memperoleh penghargaan yang tinggi hingga masa modern. Ia adalah satu-satunya filsafat besar Islam yang telah berhasil membangun sistem filsafat yang lengkap dan terperinci, suatu sistem yang telah mendominasi tradisi filsafat muslim beberapa abad. Kehidupan Ibnu Sina dihabiskan untuk urusan negara dan menulis. Pada usia 58 tahun (428 H / 1037 M) Ibnu Sina meninggal dan dikuburkan di Hamazan. Ibnu Sina adalah contoh dari peradaban besar Iran di zamannya.

Mencoba ....

 Assalamualaikum... <script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5445502755314960...